Senin, 17 November 2014

Cara Penyelundupan, Dampak, Penanggulangan Penyelundupan Anggrek Paphiopedilum Robinsonianum

Spesies-spesies anggrek langka dari Indonesia terus diselundupkan. Kasus terbaru ialah dugaan penyelundupan jenis Paphiopedilum robinsonianum. Jenis anggrek itu dinyatakan sebagai spesies baru dan dipublikasikan di jurnal Orchid tahun 2013. Temuan itu adalah kolaborasi William Caestro (taksonom anggrek Perancis), N Bougourd (pemilik nurseri di Perancis), dan Alistair S Robinson (peneliti kantung semar Inggris).

Peneliti anggrek dari Kebun Raya Purwodadi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Destario Metusala, kepada Kompas.combeberapa waktu lalu mengatakan, riset dan publikasi tersebut janggal. Destario mengungkapkan, seluruh spesies anggrek Indonesia masuk dalam daftar Convention on International Trade in Endangered Species (CITES) Appendix 1 dan 2 sehingga cuma bisa dibawa ke luar Indonesia dengan izin dan pengawasan yang ketat.

Inge Yangesa, Kepala Seksi Peredaran Luar Negeri, Kementerian Kehutanan, selaku CITES Management Authority, tidak ada izin yang dikeluarkan untuk membawa spesimen P. Robinsoniaum ke luar negeri. Maka dari itu, bisa dipastikan bahwa spesimen yang dipakai oleh peneliti untuk diidentifikasi dibawa secara ilegal. Oknum yang diduga menyelundupkan belum bisa dipastikan.

P. robinsonianum sendiri pertama diketahui lewat ekspedisi Redfern Natural History Expedition yang dipimpin oleh Robinson pada 2013. Kini, spesimen anggrek itu tersimpan di Herbarium Universite Claude Bernard, Lyon, Perancis (kode: LY).


1. CARA-CARA PENYELUNDUPAN ANGGREK

Destario mengatakan, penyelundupan anggrek sering terjadi. "Sebelum kasus ini, sebenarnya sudah banyak juga yang terjadi. Khusus di dunia anggrek, banyak penyelundupan, baik itu untuk komersial maupun nonkomersial, misal untuk penelitian," katanya.


Banyaknya penyelundupan anggrek antara lain terjadi karena,

a. Minimnya pengetahuan masyarakat tentang perlindungan tumbuhan. "Sehingga dapat mudah dibujuk orang asing untuk mengirimkan banyak spesies anggrek alam ke luar negeri tanpa dokumen resmi," kata Rio.

b. Banyaknya pemilik nurseri (pusat pembiakan) dari luar negeri yang keluar masuk Indonesia untuk memburu jenis baru.

c. Oknum nakal pemilik nurseri lokal juga bekerja sama dengan menyisipkan anggrek hutan dalam kemasan anggrek hibrida (hasil persilangan).



2. DAMPAK PENYELUNDUPAN

A. Merugikan Negara

Segala kasus penyelundupan sebenarnya sangat merugikan negara. Salah satunya penyelundupan anggrek langka ini yang dapat merugikan negara. Seperti yang kita ketahui untuk penjualan jenis tanaman endemik Indonesia yang langka adalah sesuatu yang memerlukan proses yang ketat. Walaupun ada yang bersedia membeli itupun akan sangat mahal harganya. Mirisnya, oknum-oknum tersebut menjual anggrek hutan Indonesia ke luar negeri dengan biaya yang minim, dan anggrek itu bisa dibiakkan dengan mudah. Akhirnya, anggrek hasil pembiakan dijual kembali ke Indonesia dan negara lain dengan harga yang mahal. Padahal Habitat anggrek tersebut adalah di Indonesia.

Kasus yang sama terjadi pada anggrek jenis Dendrobium tobaense, Phalaenopsis javanica, Phalaenopsis violacea, dan banyak lainnya. Ketika negara lain mendulang uang dari sumber daya alam hayati Indonesia, negara kita justru tidak mendapatkan manfaat. Contohny pada anggrek Dendrobium sutiknoi yang spesimennya sangat susah dicari di Indonesia, bahkan di habitatnya ada di Papua sana, jika adapun harganya pun selangit. Tapi, nurseri-nurseri di luar negeri sudah menjualnya dengan jumlah besar secara online ke seluruh dunia dengan harga sangat terjangkau.

B. Kerugian Ilmiah

Ilmuwan Indonesia harus keluar negeri bila ingin mempelajari kandungan-kandungan dan fungsi dari anggrek jenis Paphiopedilum robinsonianum ini. Padahal Indonesia sendiri adalah pemilik habitat anggrek tersebut. Seharusnya para ilmuwan luar negeri yang harus melakukan penelitian di Indonesia dan para ilmuwan-ilmuwan dalam negeri tak perlu repot-repot untuk mempelajari jenis tanaman ini. Namun keadaan yang sebenarnya malah sebaliknya.

C. Biodiversitas Indonesia Tercoreng

Indonesia adalah negara yang termasuk memiliki tingkat keanekaragaman hayati (biodiversitas) yang tinggi. Taksiran jumlah tumbuhan biji 25.000 spesies, tumbuhan paku-pakuan 1.250 spesies, lumut 7.500 spesies, ganggang 7.800 spesies, jamur 72.000 spesies, serta bakteri dan ganggang hijau biru 300 spesies. Namun jumlah tersebut akan berkurang jika masih terjadi penyelundupan secara besar-besaran khususnya di tumbuhan anggrek. Seperti halnya kasus anggrek jenis Dendrobium Floresianum. Seperti yang telah dikatakan oleh Destario bahwa pada Tahun 2009, hanya berselang 2 bulan sejak publikasi spesies baru Dendrobium floresianum yang endemik Indonesia, ternyata spesies tersebut sudah beredar di Australia dan Malaysia dalam jumlah yang signifikan.


3. UPAYA PENANGGULANGAN PENYELUNDUPAN


A. Memperketat Pengawasan Daerah Pabean dan Perbatasan

Memperketat pengawasan di daerah pabean adalah salah satu hal yang tak boleh terlewatkan. Daerah Pabean merupakan pintu keluar masuknya barang-barang dari luar negeri maupun dalam negeri. Unit Pengawasan daerah pabean harus lebih gencar melakukan pengawasan, pemeriksaan dokumen, penelitian, dan tugas-tugas lain dari unit pengawasan.

Di daerah perbatasan juga perlu diawasi karena daerah tersebut sangat rentan terjadi penyelundupan. Dengan memperketat daerah perbatasan mungkin akan dapat mengurangi tingkat penyelundupan yang terjadi khususnya penyelundupan anggrek. Menambah petugas polisi yang mungkin akan dibantu oleh TNI yang bertugas di perbatasan mungkin akan mengurangi tingkat penyelundupan lewat perbatasan tersebut.

B. Menambah Jumlah Petugas dan Gaji Polisi Hutan

Polisi Hutan sangatlah penting keberadaannya bagi terjaganya kelestarian alam yang mempunyai fungsi penting bagi Manusia maupun Bumi kita. Dengan bertambahnya Jumlah petugas PolHut tentunya akan memperketat penjagaan kelestarian hutan dari ancaman oknum-oknum nakal yang merusak hutan.

Gaji untuk petugas PolHut juga sangat mempengaruhi sistem pengawasan petugas tersebut. Dengan gaji yang minim para petugas dapat dengan mudah disuap oleh para tangan-tangan jahil. Dan parahnya pernah beberapa petugas tertangkap meringkus satwa yang dilindungi untuk dijual. Apabila gaji petugas dinaikkan kemungkinan petugas akan lebih tunduk pada tugas-tugasnya sebagai Polisi Hutan.

C. Menjalin Kerjasama dengan Negara Lain

Menjalin kerjasama untuk memberantas kasus penyelundupan dapat memperketat pengawasan terhadap barang-barang yang telah diekspor ke luar negeri. Dengan begitu barang yang sudah keluar dari daerah pabean akan mendapatkan penngawasan kembali dari luar negeri, dan barang-barang yang diselundupkan dapat dikembalikan ke negara kita sehingga penyelundupan dapat digagalkan. Begitu pula sebaliknya.

D. Memberikan Pengetahuan untuk Masyarakat

Masyarakat juga harus tahu dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari penyelundupan yang telah terjadi di Indonesia. Jika perlu masyarakat juga diberi wawasan untuk mengembangbiakkan Anggrek langka tersebut, sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran yang tinggi di Indonesia.


1 komentar:

  1. ternyata anggrek Paphio pedi lum robinson ada diantara koleksiku dan berbunga sangat cantik

    BalasHapus