Minggu, 16 November 2014

CUKAI

CUKAI -  Cukai merupakan pajak negara yang dibebankan kepada pemakai dan bersifat selektif serta perluasan pengenaannya berdasarkan sifat dan karakteristik obyek cukai.
Cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristik yang ditetapkan undang-undang.


UU No.11/1995 Tentang Cukai
Diubah dengan UURI 39 Tahun 2007

Perundang-undangan yangberlaku sebelumnya
adalah:
  1. Ordonasi Cukai Minyak Tanah
    (Ordonatie Van 27 Des 1886, Staatblat Tahun 1886 No.249)
  2. Ordonasi Cukai Alkohol Sulingan
    (Ordonatie Van 27 Feb 1898, Staatblat Tahun 1882 No.90 en 92)
  3. Ordonasi Cukai Bir
    (Bieraccijns Ordonantie Staatblat Tahun 1931 No.488 en 289)
  4. OrdonasimCukai Tembakau
    (Tabaksaccijns Ordonantie Staatblat Tahun 1932 No.351)
  5. Ordonasi Cukai Gula
    (Sukeraccijns Ordonantie Staatblat Tahun1933 No.517)

Diganti karena tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila karena tidak memakmurkan masyarakat tetapi malah memakmurkan kolonial Belanda

Terbentuknya Bintang

Bintang terbentuk di dalam awan molekul yaitu sebuah daerah medium antarbintang yang luas dengan kerapatan yang tinggi (meskipun masih kurang rapat jika dibandingkan dengan sebuah vacuum chamber yang ada di Bumi). Awan ini kebanyakan terdiri dari hidrogen dengan sekitar 23–28% helium dan beberapa persen elemen berat. Komposisi elemen dalam awan ini tidak banyak berubah sejak peristiwa nukleosintesis Big Bang pada saat awal alam semesta.

Gravitasi mengambil peranan sangat penting dalam proses pembentukan bintang. Pembentukan bintang dimulai dengan ketidakstabilan gravitasi di dalam awan molekul yang dapat memiliki massa ribuan kali Matahari. Ketidakstabilan ini seringkali dipicu oleh gelombang kejut dari supernova atau tumbukan antara dua galaksi. Sekali sebuah wilayah mencapai kerapatan materi yang cukup memenuhi syarat terjadinya instabilitas Jeans, awan tersebut mulai runtuh di bawah gaya gravitasinya sendiri.

Berdasarkan syarat instabilitas Jeans, bintang tidak terbentuk sendiri-sendiri, melainkan dalam kelompok yang berasal dari suatu keruntuhan di suatu awan molekul yang besar, kemudian terpecah menjadi konglomerasi individual. Hal ini didukung oleh pengamatan dimana banyak bintang berusia sama tergabung dalam gugus atau asosiasi bintang.

Begitu awan runtuh, akan terjadi konglomerasi individual dari debu dan gas yang padat yang disebut sebagai globula Bok. Globula Bok ini dapat memiliki massa hingga 50 kali Matahari. Runtuhnya globula membuat bertambahnya kerapatan. Pada proses ini energi gravitasi diubah menjadi energi panas sehingga temperatur meningkat. Ketika awan protobintang ini mencapai kesetimbangan hidrostatik, sebuah protobintang akan terbentuk di intinya. Bintang pra deret utama ini seringkali dikelilingi oleh piringan protoplanet. Pengerutan atau keruntuhan awan molekul ini memakan waktu hingga puluhan juta tahun. Ketika peningkatan temperatur di inti protobintang mencapai kisaran 10 juta kelvin, hidrogen di inti 'terbakar' menjadi helium dalam suatu reaksi termonuklir. Reaksi nuklir di dalam inti bintang menyuplai cukup energi untuk mempertahankan tekanan di pusat sehingga proses pengerutan berhenti. Protobintang kini memulai kehidupan baru sebagai bintang deret utama. Wikipedia

Galaksi Andromeda

Galaksi Andromeda adalah salah satu galaksi lain selain galaksi kita galaksi Bima Sakti. Galaksi dengan nama lain Mesier 31, M31, atau NGC 224 ini dapat dilihat dari bumi dengan mata telanjang, asalkan dilihat pada malam yang cerah tanpa sinar bulan, dan tanpa polusi cahaya. Dengan mata telanjang, galaksi ini terlihat seperti kabut kecil dan tipis dilangit utara. Tapi jika diamati dengan teropong yang dapat menampakkan bintang-bintang redup di tepian galaksi Andromeda, ternyata ukuran Andromeda bisa lebih dari 7 kali diameter sudut bulan.
Struktur galaksi Andromeda mirip struktur galaksi Bima Sakti yaitu berbentuk spiral. Jarak galaksi ini sekitar 2.538.000 tahun cahaya dari bumi. Letaknya di langit adalah di belahan langit utara, sekitar 41 derajat di sebelah utara khatulistiwa langit, baik diamati sekitar bulan September,Oktober, November.
Galaksi ini berisi sekitar 1 triliun bintang, dan bergerak mendekati Bima Sakti dengan kecepatan sekitar 300 km/detik. Galaksi Andromeda diperkirakan berusia 9 miliar tahun.
Pusat Galaksi Andromeda mempunyai banyak lubang hitam, pada 2013 lalu pengamatan dengan Chandra X-Ray Observatory milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menemukan 26 lubang hitam baru. Total lubang hitam yang telah diketahui sebanyak 35 lubang hitam, itupun belum semuanya ditemukan.

Nebula

Kita pasti pernah mendengar kata “Nebula“ yang pernah diucapkan oleh orang terdekat atau orang lain disekitar kita. Atau mungkin kita pernah membaca kata “Nebula” dalam buku atau media-media yang kita punya. Namun tahukah anda apakah Nebula Itu…?


Nebula adalah awan antarbintang yang terdiri dari debu, gas dan plasma. Sebenarnya, dulu nebula dipakai sebagai nama semua objek astronomi yang membentang, termasuk galaksi di luar bima sakti. Contohnya seperti Galaksi Andromeda kadang dipanggil Nebula Andromeda.


Macam Nebula
Daerah H II adalah tempat kelahiran bintang-bintang. Mereka terbentuk ketika awan molekul yang sangat luas runtuh di bawah gaya gravitasinya sendiri, seringkali disebabkan oleh pengaruh ledakan supernova yang ada di dekatnya. Awan runtuh dan terfragmentasi, membentuk hingga ratusan bintang baru. Bintang yang baru saja terbentuk mengionisasi gas yang ada di sekitarnya menciptakan nebula emisi.
Nebula yang lain terbentuk oleh kematian bintang. Sebuah bintang yang sedang mengalami transisi ke tahap katai putih menghembuskan bagian terluarnya untuk membentuk planetary nebula. Nova dan supernova dapat juga menciptakan nebula yang dikenal sebagai nova remnant dan supernova remnant.
Bintang dengan massa hingga 8-10x massa matahari berevolusi menjadi raksasa merah dan perlahan-lahan kehilangan lapisan luar mereka selama pulsations di atmosfer mereka. Ketika sebuah bintang telah kehilangan cukup bahan, suhu meningkat dan radiasi ultraviolet memancarkan dapat mengionisasi nebula sekitarnya yang telah terlempar. Nebula ini hampir 97% hidrogen dan 3% helium jumlah, ditambah jejak elemen lainnya.